JavaScript (JS) kini menjadi fondasi utama dalam pengembangan web modern. Pasalnya, kehadiran berbagai framework JavaScript membuat proses pembuatan aplikasi web menjadi lebih cepat sekaligus mudah untuk dikelola.
Menentukan framework terbaik bukanlah hal sederhana. Ada yang menawarkan kemudahan belajar, ada yang fokus pada performa tinggi, sementara lainnya unggul dengan ekosistem luas. Dalam artikel ini, kita akan mengulas lebih dalam berbagai framework JavaScript terbaik agar Anda bisa memilih yang paling sesuai kebutuhan.
Key Takeaways
- JS frameworks terbaik harus Anda pilih sesuai kebutuhan proyek, apakah fokus pada performa, SEO, kemudahan, atau skala besar.
- React, Vue.js, dan Angular tetap populer, sementara Svelte, Qwik, dan SolidJS hadir dengan pendekatan baru yang lebih ringan dan cepat.
- Hosting yang andal seperti RackH SSD cloud hosting penting untuk mendukung performa dan skalabilitas aplikasi berbasis JavaScript.
Daftar Framework JavaScript Populer 2025
Hingga tahun 2025, nama-nama besar seperti Angular, React, dan Vue.js masih mendominasi, meski hadir pula pesaing baru yang menarik seperti SolidJS, Svelte, hingga Qwik. Mari kita berkenalan dengan keenamnya di bawah ini.
1. React
React masih menjadi framework JS paling populer di dunia. Dalam survei State of JS tahun 2022, lebih dari 81% developer telah menggunakannya.
Kelebihan utama React terletak pada arsitektur berbasis komponen, penggunaan Virtual DOM (Document Object Model), serta ekosistem luas yang menyediakan beragam plugin. Komunitas React pun sangat solid daripada komunitas framework lainnya.
Ribuan library pihak ketiga sudah tersedia untuk menambah fungsionalitasnya. Tak heran, React diandalkan oleh perusahaan besar dunia seperti Instagram, Facebook, Netflix, hingga Airbnb.
Baca Juga: Perbedaan Angular vs React: Mana Pilihan Framework Terbaik
2. Vue.js
Walaupun React adalah pilihan sebagian besar developer, Vue.js juga dipilih oleh banyak developer lain karena sifatnya yang ringan, fleksibel, dan mudah digunakan.
Framework ini mendukung pendekatan bertahap sehingga cocok untuk developer pemula maupun pengembang aplikasi berskala besar. Dokumentasinya lengkap dan komunitasnya aktif, menjadikan Vue.js sebagai salah satu JavaScript frameworks terfavorit.
Banyak startup dan perusahaan menengah memanfaatkan Vue.js untuk menghemat waktu pengembangan. Dukungan besar dari komunitas Asia, khususnya Tiongkok, juga membuat perkembangan Vue.js semakin pesat.
3. Angular
Angular adalah framework JavaScript yang secara khusus dikembangkan oleh Google. Berbeda dengan React dan Vue.js yang lebih “ringan”, Angular hadir sebagai framework all-in-one dengan fitur lengkap untuk aplikasi berskala besar.
Penggunaan TypeScript sebagai default juga membantu menciptakan kode yang lebih terstruktur dan memudahkan kerja tim. Tak heran jika framework ini banyak digunakan untuk membangun aplikasi enterprise yang kompleks, seperti sistem ERP (Enterprise Resource Planning), dashboard keuangan, maupun aplikasi e-government.
Baca Juga: Memahami Apa Itu DOM JavaScript dan Fungsinya untuk Website
4. Svelte
Svelte hadir dengan pendekatan yang berbeda dari framework lain. Bukan bergantung pada Virtual DOM, Svelte justru mengompilasi kode saat proses build berlangsung. Hasilnya, aplikasi yang dihasilkan lebih ringan, cepat, dan bebas overhead runtime.
Strategi ini membuat Svelte sangat menarik bagi developer yang mengutamakan performa. Dengan sintaks yang sederhana, developer bisa menulis kode dengan lebih ringkas namun tetap memperoleh hasil yang setara framework besar seperti Vue.js atau React.
5. Qwik
Walaupun tergolong baru, Qwik langsung menonjol dengan fokus pada instant loading dan konsep resumability. Artinya, aplikasi tidak perlu memuat ulang seluruh JavaScript setiap kali halaman dibuka. Hal ini menjadikannya sebagai pilihan ideal untuk aplikasi web maupun mobile yang menuntut akses halaman secepat mungkin.
6. SolidJS
Sering dianggap sebagai penerus React, SolidJS menawarkan pembaruan yang lebih cepat ketimbang React konvensional. Banyak developer memuji ukuran bundle-nya yang kecil serta kemampuan rendering yang efisien.
Meski komunitasnya belum sebesar Vue.js atau React, performa SolidJS yang unggul mulai membuatnya dilirik banyak developer.
Baca Juga: Apa Itu Express JS? Pengertian, Manfaat, Cara Kerja, dan Keunggulannya
Apapun Pilihan Framework JavaScript, Bangun Web Apps Bersama RackH!
Dalam menentukan framework JavaScript terbaik, Anda harus menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan proyek, apakah fokus pada SEO, kinerja, kemudahan penggunaan, atau arsitektur berskala besar. Setelah memiliki framework, pastikan layanan hosting yang Anda pakai mampu menunjang performa serta skalabilitas aplikasi Anda.
RackH hadir dengan layanan cloud hosting SSD berkecepatan tinggi yang siap mendukung kebutuhan Anda. Selain itu, tersedia pula dukungan teknis profesional yang kompatibel dengan berbagai framework populer seperti Svelte, React, maupun Angular. Dengan RackH, proses deployment bisa berjalan lebih optimal dan efisien!